Pimpin Apel Perdana 2024, Kakanwil Bea Cukai Jatim II Amanatkan Sejumlah Hal
Di publish pada null
Mengawali tahun 2024, bertempat di halaman Kanwil Bea Cukai Jatim II telah dilaksanakan Apel Rutin Bulan Januari yang dihadiri oleh seluruh pejabat dan pegawai Bea Cukai Jatim II pada Selasa (02/04).
Kakanwil Bea Cukai Jatim II, Agus Sudarmadi, yang bertindak sebagai pembina apel dalam amanatnya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kinerja dan profesionalitas para pegawai Bea Cukai Jatim II. Pada tahun 2023, Bea Cukai Jatim II berhasil menorehkan capaian penerimaan sebesar Rp58,741 Triliun.
“Terima kasih atas capaian kinerja penerimaan di tahun 2023. Tahun ini diperkirakan ada kenaikan target menjadi Rp66 Triliun, jika dihitung kita harus menghimpun 4-5 triliun penerimaan per bulan. Untuk itu, selain sebagai trade facilitator dan industrial assistance, ada tugas fungsi pokok penting di tahun 2024 ini yaitu sebagai revenue collector, mengingat bahwa tahun ini diprediksi akan terjadi perlambatan ekonomi, di mana penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara dijalankan dengan anggaran berdasarkan APBN yang didominasi dari sektor pajak, kepabeanan dan cukai. Untuk menghadapi hal tersebut tentunya harus selalu dilakukan monitoring dan extra effort dalam upaya pengoptimalan penerimaan negara”, ujar Agus dalam sambutannya.
Pada kesempatan ini, ia juga mengingatkan kepada seluruh keluarga Bea Cukai Jatim II terkait dengan evaluasi predikat WBBM di tahun 2024, agar dapat mempersiapkan segala sesuatunya baik yang bersifat administratif maupun fisik. Agus juga mengajak jajaran Bea Cukai Jatim II untuk memupuk jiwa korsa. Ia megimbau kepada seluruh keluarga besar Bea Cukai untuk merasakan kebanggaan menjadi bagian Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, mengutamakan keberhasilan bersama di atas pencapaian individu, serta menjunjung tinggi nilai koordinasi, komunikasi, dan saling menghormati.
“DJBC harus selalu menjaga kekompakan dan membangkitkan jiwa korsa yang sudah ditanamkan, hal itu merupakan marwah dan kebanggaan Bea Cukai serta demi perbaikan mental dan fisik kita untuk memberikan layanan yang optimal, dimulai dari diri sendiri”, tegasnya. Di akhir amanat, ia juga menegaskan bahwa tahun 2024 merupakan tahun politik, untuk itu seluruh pegawai Bea Cukai sebagai Aparatur Sipil Negara harus bersikap netral dengan tidak membedakan pelayanan dan pengawasan untuk kalangan tertentu serta senantiasa menjalankan tugas sesuai dengan regulasi dan SOP dan tidak bersikap intoleransi.
“Mari sambut 2024 dengan harapan yang luar biasa, optimis dan dengan penuh rasa syukur”, pungkas Agus dalam sambutannya.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses